BINTANG
Siapakah Bintang?
Bintang?
Aku mengenal nama itu sejak kelas 9 semester gasal.
Aku tidak begitu mengenalnya.
Aku hanya mengetahui dia seorang laki-laki yang seumuran denganku.
Dia saat ini masih menjadi siswa SMPN 13 Malang dan berada di kelas 9B.
Sekolah yang sama, namun kelas yang berbeda.
Aku sering melihat dia, dia adalah siswa LBB GO.
Iya, aku pernah melihatnya bersama Erick dan serangkainya.
Laki-laki itu mungkin memang pendiam, jutek, cuek, dan nyebelin.
Namun ternyata aku salah.
Dia adalah laki-laki yang romantis, humoris, sedikit pendiam, sedikit pemalu tapi sepertinya mau*eh.
Oke, aku akan menceritakan semua tentang BINTANG.
Seminar Ganesha Operation.
Jum’at, 8 Februari 2013.
Sore ini aku sengaja tidak memakai kerudung seperti biasanya. Entah apa penyebabnya. Aku memakai baju dan rok hitam panjang. Setelah selesai bersiap, aku memilih untuk berangkat bersama Icha. Karena memang, aku tidak tahu dimana gedung yang dipakai untuk Seminar. 10 menit kemudian. Kami pun berangkat.
Disaat kami telah sampai di Universitas Negeri Malang atau yang biasanya disebut UM itu, kami berputar-putar dan belum tahu dimanakah gedung yang akan dipakai.
Kira-kira hampir 5 menit kami berputar-putar, dan akhirnya menemukan dimana tempatnya.
Saat memasuki gedung tersebut. Nampaknya kami belum terlambat. Aku dan Icha memilih tempat duduk yang telah disediakan. Namun, Icha lebih memilih duduk sendiri denganku tanpa berdampingan dengan kakaknya.
Disaat itulah, aku melihat Nuraga, Anis, dan Bintang. Lalu Icha mengajakku untuk duduk di sebelah mereka.
Ada satu kursi sebagai pembatas antara Aku dan Bintang. Memang, saat itu kami belum mengenal satu sama lain. Acara pun dimulai.
Lagi-lagi Icha mulai berulah. Dia menyuruhku untuk geser dan saat itu posisiku berada di samping Bintang, iya jaraknya tidak jauh.
Disaat itu, kami mulai bercanda dan tertawa bersama.
Namun, kali ini aku disibukkan dengan hal baru. Yaitu menulis rangkuman pada Seminar sore itu.
Aku menulis di sebuah buku. Dan nampaknya, saat itu Bintang telah memperhatikan aku. Disetiap kata yang aku tulis dia selalu membaca dan dengan sengaja dia menyuarakannya.
Dengan rasa yang sedikit iseng, aku sengaja menutup-nutupi tulisan itu. Namun, dia tetap berusaha melihatnya.
Iya, kamu nyebelin bintang. Namun gara-gara pertemuan singkat itu aku mulai bisa membuka hati yang sudah lama gelap.
Eits, belum selesai.
Saat aku menulis kata “STETSA =)” dia membaca dengan menyuarakannya lagi.
Oke, kali ini aku maafin:-p
Selang beberapa menit, aku bertanya kepada Icha, Bintang, Anis, dan Nuraga. Pertanyaan yang sama. “Kamu mau SMA mana?” dan aku telah mendapatkan jawaban mereka.
Setelah aku bertanya, Bintang mulai angkat bicara.
“Tanganmu itu, enaknya jempolnya ada dimana? Kanan yang diatas, apa kiri yang diatas?”
Aku tahu maksudnya, lalu aku memperagakan apa yang dimintanya. “Jempol tangan kanan yang diatas.”
“Oh, berarti kamu masuk SMA IPA. Khusus buat kamu.”
“Amiinn, SMA 4 YaAllah:’)”
Percakapan singkat. Sangat singkat.
Di penghujung acara, Ganesha Operation selalu memberikan video motivasi untuk kita. Saat itu, aku sempat menangis. Dan Bintang bilang, “Jangan nangis a.”
Aku pun bertanya-tanya. Kenapa anak ini bilang gini? Ah entahlah.
Bukan hanya itu, dia meminjam buku yang isinya rangkuman seminar motivasi itu. Aneh sih tingkahnya, tapi hari itu aku bersyukur bisa kenal sama dia:’)