Tuhan aku sangat yakin. Inilah ujian dari sebuah
persahabatan. Dimana saatnya aku merasa jengkel dan sangat marah. Memang awalnya
aku selalu memendam semua ini karena aku tak ingin menyampaikan ini semua
padamu. Ku coba meredam semua amarah. Namun ternyata, kau melakukannya
berkali-kali. Sebenarnya aku tak tega. Namun bagaimana lagi? Kau sangat
keterlaluan. Coba rasakan jadi aku! Memang terkadang aku salah, tetapi kali ini
tidak!
Kamu yang salah! Aku sudah mencoba bersabar untuk ini. Memang
sepele, namun aku benar-benar seperti diinjak-injak. Memang kamu siapa? Dengan seenaknya
menginjak-injak harga diriku. Memang aku yang menjauh! Namun semua ini karena
kamu, karena sikapmu. Taukah engkau mengapa aku begitu? Akankah kau tahu
perasaanku? Apa pedulinya kau terhadapku? Aku sudah mempercayaimu, namun? Semua
berubah! Semua harapanku musnah. Aku tak bisa menggapainya lagi bersamamu. Aku telah
menganggapmu sahabat, bahkan lebih!
Icha, ini semua tak semudah yang kamu kira. Aku punya
perasaan! Akankah kamu ingin selalu menyalahkan aku? Maafkan aku, aku memang
salah. Namun menurutku ini benar! Kamu yakin kalau kamu juga benar? Sama aku
juga merasakannya.
Tuhan, jangan biarkan kami berlarut-larut memikirkan ini
semua! Aku sudah mengatakan secara baik-baik padanya. Entahlah, aku tak tahu
apakah ini benar. Yang pasti, aku tak ingin kita salah paham kembali.
Hey teman, saran buat kalian yang lagi ada masalah sama sahabat:
·
Jangan
biarkan masalah ini semakin panjang dan ruwet,
·
Bicarakan
baik-baik dengannya,
·
Jangan
dahulukan egois,
·
Dengarkan
penjelasan darinya,
·
Jangan
sampai terjadi salah paham yang menyebabkan masalah tersebut menjadi panjang,
dan
·
Yakinlah
pasti semua akan baik-baik saja.
Jangan sampai seperti aku ya. Aku hanya bisa terdiam untuk
menegurnya. Karena aku sangat memahami perasaannya. Namun jika kalian seperti
sifatku ini, sebaiknya segera hilangkan. Maklum saja, jika tidak kalian akan
menyesal di akhir dan merasa harga diri kalian diinjak-injak. Sudahlah. Yang terpenting,
jangan sampai putus hubungan dengannya. Jika ada yang salah pada sahabat
kalian, tolong benarkan dia. Bantu dia untuk memperbaiki dirinya. Tegur dia! Ingatkan
dia!
Tuhan, cepat selesaikan masalah di antara kami. Aku sudah
jenuh. Aku ingin semua seperti dulu. Saat awal bertemu dengannya. Icha yang
polos, icha yang selalu ada untukku, icha yang selalu rajin mendengarkan
curhatanku.
Icha, maafkan aku jika aku terlalu egois. Aku hanyalah
manusia biasa yang jauh dari kesempurnaan;;)
Nih yang baru, entah menghibur atau tidaaak-___-
BalasHapusKeren kok kak(y)
BalasHapusHehe makasih;;) siapa ya?
BalasHapus