Cintailah
Cinta!
Cinta
selalu datang dan pergi. Cinta tak pernah memandang usia. Cinta masa remaja
yang saat ini kurasakan. Betapa indahnya cinta remaja, namun jika kita telah
dikhianati kita baru merasakan benar-benar sakitnya kesakitan cinta. Dan aku
sadar seseorang akan benar-benar mencintai kita saat dia telah kehilangan kita.
Aku telah membuktikannya. Memang benar.
Saat
dia berada di sampingku, sangat dekat aku menyia-nyiakannya. Karena aku
benar-benar yakin dia tak akan meninggalkan aku. Namun aku salah, karena
sikapku ini dia memutuskan untuk benar-benar pergi dari hidupku. Aku tersentak
dengan kepergiannya. Aku bingung aku harus bersikap bagaimana.
“Dimana
kamu? Masih adakah pintu maaf untukku. Maafkan aku, selama ini aku salah
menilaimu. Aku hanya mengira. Dulu, saat kau dekat denganku aku benar-benar tak
ada perasaan apa-apa. Dan aku tahu saat itu kamu mulai memberi ruang untukku di
hatimu. Tapi apalah daya, saat kamu sudah pergi aku baru merasakannya. Betapa kehilangannya
aku. Gimana rasanya galau karena kamu. Tuhan, apakah ini yang disebut jatuh
cinta? Iyakah? Maafkan aku!” pintaku dalam hati. Namun aku takut mengungkapkan
perasaan ini padanya.
Aku
terlalu lemah untuk menerima kenyataan. Aku dengar, kamu menjauh bukan karena
sikapku. Namun, kamu sudah punya pengganti. Seorang wanita yang kamu pilih
untuk menggantikan posisiku di hatimu. Iyakah? Benarkah semua ini? Sesempurna apakah
dia sehingga bisa menggantikan aku? Apakah aku membosankan? Apakah aku terlalu
polos dan diam? Apakah kamu menjauh karena kamu berpikiran kita tak sebanding? Karena
kamu hanya di kelas biasa dan aku berada di kelas unggulan? Apakah begitu?
Semua
telah terjawab, dan ternyata benar kamu memang sedang dekat dengan seseorang. Dia
adalah wanita yang telah menolakmu dulukan? Lalu, apa yang kamu cari dari
dirinya? Apa? Dia hanya memberikan harapan palsu. Dan belum tentu saat kamu
menembaknya, dia akan menerimamu. Kamu seorang pria. Seharusnya kamu peka
terhadap perasaan wanita. Terhadap perasaanku! Teganya kau menyayat-nyayat hati
ini. Kau membawa luka dalam hidupku. Kalau dari awal aku tahu, seharusnya aku
tak membolehkanmu menyentuh hatiku. Bodohnya aku, aku membolehkanmu.
Iya,
memang ini salahku. Salahku! Namun, tak tahu kah kamu perasaanku yang
sebenarnya? Aku selalu sabar menghadapimu. Aku selalu ada untukmu. Aku kangen
sama kamu. Aku kangen suaramu. Aku kangen smsmu. Dulu, kamu selalu
menghubungiku duluan. Tapi sekarang? Setelah ada dia, kau acuhkan aku. Kau acuhkan
perasaan ini.
Aku
sadar, bahwa aku selalu membutuhkanmu. Bersamamu, hidup jadi begitu
mudah. Kenapa aku mempersulitnya? Namun, kapankah engkau dengan mudah akan
menyadarinya? Kasih, aku tidak seperti yang lainnya. Aku berbeda dengan lainnya.
Tak ada jalan kembali. Tolonglah lihat hidupmu ke
depan. Lupakan masa lalumu. Kasih, cobalah tuk mengerti diriku dan keadaan ini.
Aku bosan dengan hubungan kita yang tak pernah jelas. Selalu datar dan monoton.
Aku tahu aku salah, namun aku telah berusaha mendapatkan hatimu kembali.
Tapi apa yang kudapatkan? Kau tak pernah menghiraukan
aku. Kau acuhkan aku. Aku hanya mengemis cinta kepadamu. Taukah betapa malunya
diriku mengejarmu untuk mendapatkan sebongkah cinta untukku? Taukah bagaimana
rasanya? Meski begitu, aku tak akan menyerah mendapatkanmu. Demi kamu, apapun
akan kulakukan.
Daripada aku terus memendamnya, lebih baik aku
mengungkapnya terlebih dahulu. Namun kamu yang menentukan. Jika kamu mau, kita
akan jalinnya bersama-sama. Jika tidak, mohon lepaskan aku! Aku ingin terbebas
darimu. Dari cinta yang rumit ini. Aku janji jika kau menyuruhku untuk pergi,
aku akan pergi. Tapi, jika kau belum menyuruhku untuk meninggalkanmu, aku akan
tetap tinggal. Aku akan selalu ada untukmu. Aku terima kau kembali kapan saja,
dan aku terima jika kau meninggalkanku dalam sekejap. Aku akan berusaha
mengorbankan perasaan ini demi mencintaimu. Demi mendapatkan cinta putihmu.
Aku akan belajar mencintai cinta.
Mantaaaaaappppppp!!!!
BalasHapusMakasih yaa, semoga bermanfaat deh! :)
BalasHapusWokeeeeeeeehhhh!!!
BalasHapusbagus!
BalasHapusOrang: sip dehh;;)
BalasHapusKyuYoung: makasih:)
BalasHapus