Sendiri sendiri lagi
ku diam, diam dan merenung. Merenung dalam keheningan. Merenungkan jalan yang akan membawaku pergi.
Pergi untuk menjauh, menjauh darimu.
Darimu yang mulai berhenti, berhenti mencoba.
Mencoba bertahan, bertahan untuk terus bersamaku.
Pergi untuk menjauh, menjauh darimu.
Darimu yang mulai berhenti, berhenti mencoba.
Mencoba bertahan, bertahan untuk terus bersamaku.
Ku berlari, kau terdiam, ku menangis, kau tersenyum.
Ku berduka, kau bahagia, ku pergi, kau kembali.
Ku mencoba meraih mimpi, kau coba tuk hentikan mimpi.
Memang kita takkan menyatu.
Ku berduka, kau bahagia, ku pergi, kau kembali.
Ku mencoba meraih mimpi, kau coba tuk hentikan mimpi.
Memang kita takkan menyatu.
Bayangkan bayangkan ku hilang, hilang dan
tak kembali.
Kembali untuk mempertanyakan lagi cinta.
Cintamu yang mungkin, mungkin tak berarti.
Berarti untukku rindukan.
Kembali untuk mempertanyakan lagi cinta.
Cintamu yang mungkin, mungkin tak berarti.
Berarti untukku rindukan.
Ku berlari, kau terdiam, ku menangis, kau tersenyum.
Ku berduka, kau bahagia, ku pergi, kau kembali.
Ku mencoba meraih mimpi, kau coba tuk hentikan mimpi.
Memang kita takkan menyatu.
Ku berduka, kau bahagia, ku pergi, kau kembali.
Ku mencoba meraih mimpi, kau coba tuk hentikan mimpi.
Memang kita takkan menyatu.
Kini harusnya kita coba saling melupakan.
Lupakan kita pernah bersama.
Lupakan kita pernah bersama.
Kurindukan
senyuman, senyuman manis dari bibirmu.
Tersentak aku melihat, kau telah rindukannya.
Melupakan aku dari kehidupanmu.
Aku memang harus pergi.
Kita memang harus terpisah.
Kita tak pantas bersama.
Aku hanya bermimpi untuk memilikimu.
Memiliki sayap sejuta malaikat.
Namun sampai saat ini, aku masih tak bisa terbang.
Aku dengan sejuta sayap di pundakku.
Aku hanya bisa merenung terdiam saat kau tak inginkan aku lagi.
Tersentak aku melihat, kau telah rindukannya.
Melupakan aku dari kehidupanmu.
Aku memang harus pergi.
Kita memang harus terpisah.
Kita tak pantas bersama.
Aku hanya bermimpi untuk memilikimu.
Memiliki sayap sejuta malaikat.
Namun sampai saat ini, aku masih tak bisa terbang.
Aku dengan sejuta sayap di pundakku.
Aku hanya bisa merenung terdiam saat kau tak inginkan aku lagi.
Aku,
ingin kau sadari.
Bahwa aku telah korbankan perasaan ini….
Bahwa aku telah korbankan perasaan ini….
Jangan pisaaaaahhh donk kak!
BalasHapusHaha, emangnya mau pisah sama siapa dek? Segitu hebohnyaaa:p
BalasHapusSama kak Iqbal kannn??
BalasHapusHaha.. Kok segitunya sih dek?
BalasHapusEmang sih, hubungan kita kayak temen aja. Sebeeeeel tau gak.____.
Ya mau gimana lagi kak? Yaaa harus semangaat dong kak. Demi kak Iqbaaaaaaaall<3 tungguin aja kaaaaaakkk!
BalasHapusNunggu lagi deeeeekkk? Udah lamaaa banget nungguinnyaaaaaaaaaaaaaa-__________-
BalasHapusYa sabaar dikit napa kak.
BalasHapusUdah sabaaaar dek:(
BalasHapusSabaaaaar kakakakakakak:*
BalasHapusIya adeeeek{{}} pukpuk donggg:(
BalasHapus*freegukguk* wakakaka :D cabal yups :') nessahcelalumenantiiqbal~
BalasHapusHahaha, move oooonnnnnnnnnn..
BalasHapusNggak mau menanti iqbal lagi wes