Nah kali ini Nesa pingin bahas tentang Sungai Seine, ada yang tahu letaknya dimana?
Langsung aja ya, Sungai Seine terletak di Kota Paris. Kalian tahu nggak sih, Sungai Seine ini sebagai ikon pariwisata Kota Paris lho. Selain itu, sungai ini juga digunakan sebagai sumber air bersih bagi masyarakat disana. Kebutuhan air untuk pembangkit listrik tenaga nuklir dan panas juga diambil dari sungai ini. Sebagian warga Paris pun mengonsumsi air bersih hasil pengolahan air yang berasal dari Sungai Seine, di pusat-pusat penampungan dan pengolahan air sungai yang tersebar di Kota Paris. Sungai Seine juga menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari usaha pembenahan Kota Paris.
Seine yang merupakan sungai
terpanjang kedua di Prancis setelah Sungai Loire, yang awalnya hanya memenuhi
fungsi tradisionalnya, yaitu sebagai sarana transportasi air dan kanal
pembuangan pun ditata dan diperdayakan secara multiguna. Pemerintah Perancis menerapkan
potensi kekayaan alam untuk kemakmuran warganya. Panjang Sungai Seine ini
mencapai 776 km.
Riwayat Sungai Seine
Hingga pertengahan abad ke-18,
Paris masih menjadi langganan banjir karena luapan Sungai Seine yang melintasi
kota parfum tersebut. Dalam catatan sejarah Kota Paris, banjir hebat pernah terjadi pada tahun 1740 dan pada
tahun 1801-1802.
Lebih dari itu, selokan yang
berbau busuk merupakan pemandangan sehari-hari di Kota Paris. Akibatnya pada
tahun 1830, muncul epidemi kolera yang mengerikan. Pekerjaan besar terkait
dengan masalah di atas, diawali oleh Napoleon Bonaparte dengan membangun
tanggul di Dermaga d’Orsay, yang membentang dari Pont (jembatan) Royal hingga
Concorde. Pekerjaan besar tanpa jeda ini dirampungkan pada 1806. Pembangunan
tanggul baru dilanjutkan setelah jeda 2 tahun, yaitu pada Maret 1808-1812.
Akhirnya hasil kerja hampir 10
tahun tersebut menghasilkan tanggul sepanjang 3 km yang membentang dari Pont
Royal hingga Dermaga Montebello. Pekerjaan besar yang lain dilanjutkan oleh
kemenakan Napoleon Bonaparte yang menyandang gelar Napoleon III. Dia menugaskan
Baron Haussmann, seorang ahli perkotaan Prancis untuk melakukan restorasi total
Kota Paris.
Tidak tanggung-tanggung, untuk
memenuhi ambisi tersebut, Haussmann melakukan pekerjaan raksasa dengan
membongkar hampir 50% permukiman penduduk, termasuk menggusur rumah seniman
besar Victor Hugo. Tapi terbukti, kini Paris bertransformasi menjadi kota yang
indah.
Sungai Seine dapat dibagi menjadi lima bagian:
a) Petite Seine "Seine
Kecil" dari sumber
menuju
ke Montereau-Fault-Yonne
b) Haute Seine "High
Seine" dari Montereau-Fault-Yonne
ke Paris
c) Traversée de Paris "the
Paris waterway"
d) The Basse Seine
"Low Seine" dari Paris ke Rouen
e) Seine maritim "Maritime
Seine" dari Rouen
ke Selat Inggris.
Terdapat 37 jembatan di
Paris dan puluhan lainnya mencakup sungai di luar kota. Contoh di Paris
termasuk Pont Louis-Philippe dan Pont Neuf. Luar kota, contoh termasuk Pont de
Normandie, salah satu terpanjang jembatan kabel di dunia, yang menghubungkan Le
Havre ke Honfleur di Normandia, Perancis Utara. Panjangnya 2143.21 m (856 m antara 2 tiang).
Selanjutnya kita akan
membahas Pont des Arts. Pont des
Arts atau Passerelle
des Arts adalah
sebuah jembatan penyeberangan di Paris yang melintasi Sungai Seine. Ini menghubungkan
Institut de France
dan alun-alun (Cour
Carrée) dari palais du Louvre, (yang
telah disebut sebagai "Palais
des Arts" di bawah Kekaisaran Pertama).
Pont des Arts ini terkenal dengan "tradisi" gembok cinta (love
padlocks).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar